Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2018 dan Perpanjangan masa berlaku STNK

Karena suatu hal penting menyebabkan saya lupa dan akhirnya terlambat sekitar seminggu untuk pembayaran PKB. Setelah panik sejenak mengingat potensi denda yang harus dibayar ( terlambat 1 hari atau lebih = denda 100%), saya teringat sempat membaca berita bahwa ada pemutihan pajak untuk sanksi administrasi berupa bunga dan denda terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Masih panik karena belum menemukan sumber berita dan periode berlaku, akhirnya dengan bantuan Google saya menemukan beritanya:

Dalam rangka HUT ke-60 Provinsi Bali pada 14 Agustus 2018, Pemprov Bali memberikan insentif kepada para wajib pajak, terutama yang masih menunggak pajak dalam 5 tahun terakhir berupa pemutihan pajak yang diatur dalam Pergub No. 55 Tahun 2018 yang dilaksanakan mulai 13 Agustus hinggal 14 Desember 2018

Berita selengkapnya di Bali Post.

Lega, segera menyiapkan dokumen untuk proses ke Gerai Samsat dekat lokasi saya, di Gerai Samsat Dalung, Jl Raya Padang Luwih No. 143, Dalung, Kuta Utara, Badung 80361.

Cara perpanjangan STNK

Cara perpanjangan STNK berikut adalah untuk proses perpanjangan tahunan biasa, bukan dengan pergantian plat nomor polisi lima tahunan.

Hal yang dibutuhkan

  • STNK dan PKB beserta salinan masing-masing, biasanya 1 lembar
  • KTP pemilik kendaraan, KTP asli dan 2 lembar salinan
  • Map merah – masukkan semua dokumen ke dalam map, gunakan klip bukan stapler yang bisa merusak dokumen. Tulis nama dan nomor telpon di bagian depan map

Langkah pengurusan

Jangan lupa mengambil Nomor Antri, anda tidak akan dilayani tanpa ini

Serahkan map dengan dokumen yang sudah dipersiapkan. Dokumen akan diperiksa, bila ada hal lain seperti pajak progresif, anda akan dipanggil pada periode ini untuk kelengkapan dokumen tambahan.

Bila semua hal terkait dokumen beres, anda akan dipanggil Kasir untuk pembayaran sesuai dengan PKB

Beberapa waktu setelah pembayaran, petugas akan memanggil untuk menyerahkan STNK dan PKB. Jangan lupa KTP asli yang kita serahkan sebelumnya

Untuk kejadian saya, terkena sanksi administratif yang besarnya kurang dari 50 ribu.

Pengalaman untuk periode berikutnya untuk membayar pajak selambatnya 30 hari sebelum jatuh tempo, sehingga tidak menjadi panik dan “merusak” bujet 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top